
Kwaelag19.com – Komunitas GTA 5 di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai khawatir Rockstar Games akan menutup server GTA Online setelah Grand Theft Auto VI (GTA 6) resmi rilis pada 19 November 2026.
Kekhawatiran Komunitas Meningkat
Banyak pemain GTA Online yang sudah menghabiskan ribuan jam dan jutaan dolar virtual khawatir progress mereka akan hilang. Di forum Reddit, Discord, dan grup Facebook Indonesia, ribuan postingan membahas kemungkinan shutdown server GTA 5 setelah GTA 6 diluncurkan.
“Saya sudah main GTA Online sejak 2015. Kalau server ditutup, semua mobil, properti, dan bisnis saya hilang begitu saja,” tulis salah seorang pemain Indonesia di grup komunitas.
Rockstar Belum Beri Kepastian
Hingga saat ini, Rockstar Games belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang nasib GTA Online versi lama. Perusahaan hanya mengonfirmasi bahwa GTA Online 2.0 akan hadir bersamaan dengan GTA 6 dan terintegrasi dengan dunia Leonida.
Beberapa analis memprediksi Rockstar kemungkinan akan mempertahankan server GTA 5 untuk beberapa waktu, tapi dengan dukungan yang semakin minim. Ada juga spekulasi bahwa server lama akan tetap hidup, namun update konten baru akan dihentikan.
Dampak ke Pemain Indonesia
Di Indonesia, GTA Online masih sangat aktif dengan ribuan pemain setiap hari. Banyak komunitas lokal yang rutin mengadakan event, roleplay, dan balapan. Mereka takut kehilangan tempat berkumpul setelah GTA 6 rilis.
Sebagian pemain berencana tetap main di GTA 5 sambil menunggu kepastian, sementara yang lain sudah mulai menabung untuk membeli GTA 6 sekaligus GTA Online 2.0.
Kesimpulan
Kekhawatiran komunitas GTA 5 semakin besar menjelang rilis GTA 6. Pemain berharap Rockstar Games segera memberikan kejelasan agar mereka bisa mempersiapkan diri. Apakah server GTA Online lama akan ditutup total atau tetap hidup, semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi dari Rockstar Games.









